header image

aku ingin jadi seperti ibu

Posted by: ndandutz | December 22, 2007 |

dulu pas g masih kecil, sempet ada iklan susu (g lupa susu apa, tp kayanya susu bendera) yg ceritanya nampilin beberapa anak lagi duduk-duduk n saling nyebutin cita-cita. ada yg mau jd dokter, astronot, bla bla bla.. tp ada anak cewe terakhir yg malah ngomong (kira2) gini "aku ingin jadi seperti ibu". at that time, kata pertama yg keluar dr mulut g adalah… "lha, kalo ibunya org jahat gimana?"

dulu yg g tau yg namanaya cita-cita tu = profesi. ga percaya? coba inget-inget masa kecil lo, pasti kalo ada omongan tentang cita-cita, yg cowo biasanya jawab dokter, pilot atau astronot. yg cewe? guru atau dokter hewan. kalaupun bukan profesi, paling jawabannya adalah jawaban standar ala kontes kecantikan: ‘ingin berguna untuk nusa dan bangsa’.

intinya, karena dulu yg g tau cita-cita = profesi, buat g jawaban ‘aku ingin seperti ibu’ pada waktu itu adalah ga masuk akal. ’seperti ibu’ tu seperti apa? apa kalo ibu si cewe kecil itu pengusaha sukses terus artinya si cewe kecil mau jd pengusaha sukses jg? atau kalo ibu si cewe kecil jago masak terus si cewe kecil itu mau jago masak jg?
terlalu abstrak buat g untuk jd sebuah cita-cita.

tp itu semua adalah g sepuluh taun yg lalu.

g yg sekarang ngerti kenapa tu cewe kecil dengan muka bangga bilang ‘aku ingin seperti ibu’. karena ibu adalah sumber cinta, kebaikan, simpati dan maaf *. ibu adalah simbol kemuliaan. satu sosok manusia dengan hati seluas dunia. dan g yg sekarang, tau bahwa menjadi ’seperti ibu’ adalah cita-cita yg amat tidak absurd dan bahkan amat sangat membanggakan.

I’m proud to say it.. that I really really hope to be just like you, mom.
I’ve spent (and will spend) my whole life cherishing the day when God picked me to be your daughter.
I love you, mom. thank you for giving me life, and your life to love me.
Happy Mother’s Day.

under: sedang mellow

Leave a response -

Your response:

Categories